Hoaaahhhmmm…. Seperti biasa, saya jarang bisa bangun pagi di hari Minggu. Entah kenapa. Mungkin karena malamnya begadang nonton bola atau keasyikan nongkrong sama teman-teman. Dan celakanya, tadi malam saya melakukan kedua hal tersebut dengan bersamaan, yaitu nonton Liga Inggris antara Manchester City VS Wigan Athletic bareng Lanang Wibisono dan Anton Sudibyo di Deoholic Café.

Sebenarnya tadi malam saya sudah cukup nyaman menghabiskan malam minggu sendirian di kontrakan. Menonton sepakbola sambil minum teh wasgithel buatan sendiri. Namun, baru saja menata posisi duduk, ada sms masuk dari Anton yang mengajak nongkrong. Akhirnya meluncurlah saya menerima ajakannya. Hitung-hitung saya belum sungkeman sama senior sepertinya.

Sesampai di kafe saya disambut dengan hingar bingar musik. Ada satu kelompok band yang sedang memainkan repertoar mereka. Ada sekitar empat personel dengan satu personel perempuan. Mereka memainkan lagu-lagu Top 40. Posisi duduk Anton dan Lanang yang dekat dengan panggung musik membuat bincang-bincang di antara kami jadi kurang jelas. Akhirnya Anton mengusulkan agar kita ganti meja menjauhi panggung dan lebih mendekat ke televisi yang berada di atas meja bar.

Sambil menonton tayangan sepakbola kami ngobrol ngalor ngidul. Saya lebih banyak mendengarkan dan sesekali bertanya. Anton bercerita tentang kasus-kasus yang diliputnya di desk kriminal. Sedangkan Lanang bercerita tentang liputannya di desk olahraga. Oh ya, kedua teman saya ini adalah wartawan. Jadi dengan mengajak mereka ngobrol saya bisa tahu berita apa yang besok ada di koran mereka, bahkan sebelum korannya terbit 😀

Pulang dari kafe sekitar jam 12-an. Mata pun telah mengantuk. Saya buka laptop sebentar terus ngenet. Ketika buka Facebook, saya baru tahu jika teman saya Adin Mbuh ulang tahun. Si do’i ini adalah seorang aktivis kesenian muda militant yang terpenting di Kota Semarang (setidaknya menurut saya). Dia banyak berkorban jiwa raga untuk memajukan komunitasnya, yaitu Komunitas Hysteria. Saya rasa ulangtahunnya pun cukup spesial karena bertepatan dengan peringatan 10 tahun 9/11 yang terjadi di WTC, New York.

Saya rasa pasti ada hubungannya antara ulangtahun Adin yang sama dengan tanggal kejadian 9/11. Sedikit othak-athik gathuk, kejadian 9/11 juga menimbulkan histeria massa. Lihat kecocokannya dengan Komunitas Hysteria yang dikomandoi oleh Adin. Hysteria juga sempat menjadi pergunjingan di ranah kebudayaan Kota Semarang dengan agenda-agenda budayanya, meskipun banyak yang mencibir. Apalagi akhir-akhir ini timbul wacana untuk menjadikan Adin Mbuh seorang ketua Dewan Kesenian Jawa Tengah alias DKJT. Banyak yang tidak habis pikir dengan pencalonannya. Tenanan po mung guyon? Saya tidak tahu.

Terlepas dari teori konspirasi yang saya buat sendiri, bahwa ada hubungan antara ulangtahun Adin dan peristiwa 9/11, saya rasa mahluk seperti Adin harus kita dukung dan kita lestarikan. Sebuah kota akan hambar jika tidak ada mahluk seperti Adin. Semoga Pemkot Semarang dapat mengangkat Adin menjadi seorang PNS di lingkungan kerjanya, seperti Pemkot mengangkat seorang atlet berprestasi. Hal ini agar Adin dapat selalu bekerja demi kebudayaan tanpa direcoki masalah sehari-hari (piye, din? cocok ra? :D)

Jadi, selamat ulangtahun ya, Din. Semoga menjadi aktivis kebudayaan yang mabrur. Saya usul gimana peringatan ulangtahunmu juga didedikasikan untuk para korban 9/11. Ben tambah barokah, gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja, baldatun thayyibatun, wa rabbun ghafur. Amin.

Iklan